SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Sebagai upaya untuk menunjang pelayanan pemerintah dalam menangani kebencanaan yang lebih baik lagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan meluncurkan aplikasi kebencanaan.
“Mulai akhir tahun 2023 ini BPBD Kabupaten Seruyan akan menggunakan aplikasi kebencanaan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Seruyan Agung Sulistyono mempublikasikan aplikasi kebencanaan itu kepada wartawan di Kuala Pembuang, Selasa 19 Desember 2023.
Agung menjelaskan, aplikasi kebencanaan ini dapat di-download atau diunduh ke handphone android lewat Google Playstore. Melalui aplikasi ini dapat dilakukan penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat luas.
“Melalui aplikasi ini kita bisa melihat jenis-jenis bencana apa yang terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan,” katanya seraya menjelaskan masyarakat umum pun bisa melaporkan informasi bencana yang terjadi di sekitarnya melalui aplikasi kebencanaan tersebut.
Dijelaskan Agung, keberadaan titik panas (hot spot) juga bisa dilihat langsung lewat handphone masing-masing melalui website pada aplikasi kebencanaan ini. Sehingga akan memudahkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena tidak perlu lagi harus memantau hot spot dari dekat.
“Aplikasi kebencanaan ini sebetulnya sudah dikembangkan BPBD Kabupaten Seruyan sejak tahun 2020 lalu. Hanya saja penerapannya baru akan kita coba pada akhir tahun 2023 ini,” ungkapnya.
Agung kembali menjelaskan, aplikasi kebencanaan ini akan disandingkan dengan website yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Seruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Karena sementara ini server BPBD masih menggabung dengan server umum, sebab BPBD masih belum punya server sendiri. Namun apabila anggaran dan regulasinya memungkinkan, ke depan BPBD diharapkan bisa menggunakan server sendiri supaya jika tidak terjadi gangguan pada server yang ada di Pemda, maka website milik BPBD tidak ikut mengalami gangguan.
Lebih lanjut Agung mengatakan, wacana ke depan pihaknya juga berencana akan memasang kamera CCTV di daerah-daerah rawan bencana di wilayah Kabupaten Seruyan. Misalnya, di daerah yang punya tebing rawan longsor atau daerah rawan banjir. Sehingga apabila ada kejadian bencana di daerah setempat bisa langsung kelihatan atau diketahui melalui website aplikasi kebencanaan tersebut. (FH)






