SERUYANNEWS.COM, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2024.
Acara ini berlangsung di Aquarius Boutique Hotel, Sampit, pada Selasa, 22 Oktober 2024. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meninjau upaya pengendalian Karhutla sepanjang tahun ini serta merumuskan strategi yang lebih efektif untuk tahun 2025.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, dr. Bahrun Abbas, membuka acara tersebut, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari lintas sektoral, termasuk Forkopimda Seruyan, instansi pemerintah, camat, perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS), Dewan Adat Dayak (DAD), hingga kalangan media.
Kepala BPBD Seruyan, Agung Sulistyono, menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.
“Presiden menginstruksikan kepada setiap Bupati dan Walikota untuk melaksanakan upaya penanggulangan Karhutla secara serius di wilayah masing-masing, serta mengoptimalkan peran BPBD sesuai fungsinya,” jelas Agung.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menyusun langkah-langkah konkret dan strategi pengendalian Karhutla di Kabupaten Seruyan untuk tahun 2025.
“Kita berharap, dengan adanya koordinasi yang baik antara semua pihak, penanggulangan Karhutla di Seruyan bisa lebih efektif di tahun depan,” katanya.
Melalui rakor ini, diharapkan Pemkab Seruyan dapat merancang langkah-langkah strategis yang lebih komprehensif dan terukur dalam menghadapi ancaman Karhutla di tahun tahun mendatang.
Rakor ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dalam mengatasi bencana Karhutla yang kerap melanda wilayah Seruyan, serta meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat untuk tahun-tahun mendatang. (FH)






