Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Sebuah laporan kehilangan yang mengharukan berakhir dengan penyatuan kembali yang membahagiakan, Minggu (25/1) sore. Kolaborasi antara Polsek Seruyan Hilir, Dinas Sosial (Dinsos), dan Satpol PP Kabupaten Seruyan berhasil mempertemukan seorang warga yang mengalami gangguan mental dengan keluarganya.
Peristiwa ini berawal ketika Bapak Idak (45), warga Desa Bukit Makmur, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), datang dengan cemas ke Polsek Seruyan Hilir pukul 14.30 WIB. Ia melaporkan kehilangan saudara kandungnya yang diketahui mengalami gangguan mental. Informasi terakhir, saudaranya tersebut terlihat di sekitar Desa Persil, Kecamatan Seruyan Hilir.
Menanggapi laporan tersebut, petugas piket Polsek Seruyan Hilir langsung mengambil langkah cepat dengan mengoptimalkan jaringan koordinasi. Mereka segera berkomunikasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Seruyan. Dari koordinasi itu, diperoleh informasi penting bahwa seorang warga dengan ciri-ciri yang sesuai telah diamankan oleh petugas dan ditempatkan di aula Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat untuk penanganan sementara.
“Kami segera mengkonfirmasi informasi dari Dinsos dan langsung menghubungi Bapak Idak untuk memberi kabar baik bahwa saudaranya telah ditemukan dalam keadaan aman,” jelas petugas piket Polsek Seruyan Hilir.
Rangkaian penyelamatan pun dilakukan. Petugas Polsek, didampingi perwakilan Dinsos dan Bapak Idak sebagai keluarga, berangkat menuju Kantor Satpol PP untuk menjemput. Setelah proses identifikasi dan administratif, warga tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Seruyan Hilir untuk proses serah terima resmi.
Pada pukul 16.00 WIB, proses serah terima berlangsung dengan lancar dan penuh keharuan di Polsek Seruyan Hilir. Seluruh kegiatan, sejak penjemputan hingga penyerahan, berjalan kondusif dan terkendali. Bapak Idak tak henti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.
“Saya tidak bisa berkata-kata, hanya rasa syukur yang terdalam. Terima kasih kepada Polsek, Dinsos, dan Satpol PP yang sudah bertindak cepat dan penuh perhatian. Saudara saya sekarang sudah kembali,” ungkap Bapak Idak dengan suara bergetar.
Kasus ini menjadi contoh nyata efektivitas sinergi lintas instansi pemerintah dalam menangani kasus-kasus sosial, khususnya yang melibatkan warga rentan seperti penyandang disabilitas mental. Keluarga kemudian membawa pulang saudara mereka untuk diberikan perawatan dan pendampingan yang lebih intensif.(Rn/tribratanews)





