Bupati Ingatkan Aparatur Pemerintah Daerah Harus Kedepankan Tiga Peran Utamanya

oleh -
oleh

SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah, baik ASN maupun Non-ASN, untuk tetap mengedepankan tiga peran utamanya: sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah.

Hal itu diutarakan Bupati dalam amanatnya saat bertindak sebagai Pembina Apel Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seruyan pada Kamis, 17 April 2025.

Apel tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. H. Djainuddin Noor, M.A.P., para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan.

Dalam amanatnya, Bupati Seruyan juga menyampaikan bahwa apel Hari Kesadaran Nasional ini merupakan salah satu upaya penegakan disiplin di lingkungan aparatur pemerintah. Disiplin tidak hanya berpengaruh besar terhadap kelancaran penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan, tetapi juga bermanfaat bagi setiap individu Pegawai Negeri. Setiap orang yang mampu mengontrol diri berarti memiliki disiplin pribadi yang kuat, yang dapat dipastikan akan menjadi manusia terhormat dan berhasil dalam hidupnya.

Lebih lanjut, ia berharap momentum Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya tidak hanya menjadi identitas dan rutinitas bulanan, tetapi juga dapat memberikan motivasi. “Sebagai abdi negara, kita harus senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dengan rutin memperingati Hari Kesadaran Nasional, diharapkan semangat untuk bekerja dan mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat meningkat. “Saya berharap agar semua aparatur negara yang telah diberi amanah dalam memegang jabatan dapat terus mengembangkan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, sehingga aparatur pemerintah dapat bekerja sesuai aturan dan memenuhi harapan masyarakat,” tambah Bupati.

ASN maupun Non-ASN juga diharapkan menjadi panutan bagi masyarakat, sehingga sebagai aparatur, mereka wajib menjunjung tinggi toleransi dan tenggang rasa, baik di lingkungan kerja maupun di luar satuan organisasi perangkat daerah.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak semua aparatur pemerintah untuk menjadikan peringatan apel kesadaran nasional ini sebagai kesempatan yang baik untuk melakukan perubahan paradigma, diikuti dengan tekad dan keinginan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk dalam bekerja. “Mari kita tingkatkan kinerja dan dedikasi kita,” ungkapnya. (*/protokol seruyan)