Seruyannews.com, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi SDM UMKM dan Kewirausahaan melalui Pendidikan dan Pelatihan dengan tema “Digitalisasi UMKM, UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing”, yang digelar di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Palangka Raya, KADIN Kabupaten Seruyan, serta mendapat dukungan OJK Provinsi Kalimantan Tengah dan Dekranasda Kabupaten Seruyan.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bersaing di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.
“Di era digital saat ini, pemerintah daerah, dunia usaha, khususnya UMKM, dan masyarakat dituntut untuk adaptif serta inovatif. Penguasaan digital marketing menjadi kunci agar UMKM Seruyan mampu bersaing, membangun merek, memperluas jaringan distribusi, dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Seruyan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga produk kreatif yang perlu dipromosikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan digitalisasi, produk-produk lokal diharapkan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Selain itu, Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua ISEI Cabang Palangka Raya Koordinator Kalimantan Tengah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga profesi, dan pelaku usaha dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital masyarakat, menciptakan ekosistem UMKM yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas generasi muda Seruyan.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha masing-masing. UMKM harus menjadi pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Seruyan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan, Adhian Noor, S.IP., M.A.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi SDM UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Sebanyak 150 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha mengikuti pelatihan yang berlangsung selama satu hari, mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB. Para peserta mendapatkan materi, praktik, pendampingan, hingga sesi konsultasi terkait digitalisasi usaha.
Adapun narasumber berasal dari berbagai institusi dan praktisi berpengalaman, di antaranya perwakilan Shopee Indonesia, Bakul Banua, Bank Kalteng Cabang Kuala Pembuang, serta ISEI Cabang Palangka Raya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan platform digital, memiliki akun marketplace, memperluas akses pemasaran, meningkatkan omzet usaha, serta menjadikan UMKM Seruyan lebih tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital. (protokol)
