Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Kapolres Seruyan, melalui Kapolsek Seruyan Hulu Ipda Royen Siahaan, S.H., menyampaikan bahwa debit air di DAS Seruyan, khususnya di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, menunjukkan penurunan signifikan. Pada pengecekan yang dilakukan pada Kamis, 14 November 2024, tercatat penurunan sebesar 150 cm dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi ini memberikan harapan positif bahwa area permukiman warga yang berada di sekitar DAS Seruyan belum terdampak banjir.
Pengecekan tersebut dilakukan oleh personel Polsek Seruyan Hulu, antara lain Bripka Bade, Bripka Jeffry Al Ahmad, dan Briptu Alwan Fauzi. Selain Desa Tumbang Manjul, wilayah lain di Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun juga terus dipantau mengingat posisinya yang berdekatan dengan DAS Seruyan dan berpotensi terdampak banjir. Tim di lapangan memastikan informasi terkini mengenai volume debit air sehingga masyarakat dapat merasa lebih tenang dan terinformasi.
Sebagai langkah antisipatif, Polsek Seruyan Hulu juga menghimbau masyarakat untuk terus waspada dan berpartisipasi dalam tanggap darurat bencana. “Kami mengharapkan masyarakat saling bahu-membahu dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir dan longsor. Penting bagi warga untuk segera melaporkan setiap perubahan kondisi lingkungan kepada Polsek atau Posko Tanggap Darurat Bencana terdekat,” terang Kapolsek Ipda Royen Siahaan.
Menurut hasil kegiatan yang telah dilakukan, masyarakat Desa Tumbang Manjul semakin menyadari pentingnya gotong royong dalam situasi darurat. Edukasi dari Polsek Seruyan Hulu juga menumbuhkan kesadaran untuk melaporkan sekecil apa pun informasi terkait bencana alam yang ada di lingkungan sekitar demi keselamatan bersama. (tribratanews)







