Seruyannews.com, Kuala Pembuang – Dua Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tongkang Citra Nabati hingga saat ini masih belum ditemukan. Satuan Polairud Polres Seruyan bersama Tim SAR gabungan lainnya, masih melakukan pencarian, hingga hari keempat setelah dikabarkan tongkang bermuatan CPO ini tenggelam di perairan sekitar Tanjung Putting.
Hari ke empat pencarian, Selasa, 27 Desember 2022, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di wilayah perairan untuk menemukan 2 ABK Tongkang Citra Nabati yang tenggelam.
Petugas gabungan melakukan penyisiran di sekitar tempat tenggelamnya kapal, sembari menyambangi kapal-kapal nelayan, yang beraktivitas disekitar perairan setempat, sembari memberitahukan terkait peristiwa yang terjadi.
Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto, melalui Kasat Polairud Polres Seruyan Iptu Maranata Sibagariang mengatakan, Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal, namun kendala dilapangan pada saat pencarian yakni cuaca yang cepat berubah.
” Kondisi cuaca yang secara cepat berubah, sangat menyulitkan proses pencarian dan sangat membatasi waktu pencarian di wilayah perairan setempat, ” kata Maranata.
Disampaikan, berdasarkan keterangan Peter Houw pemilik kapal. TB Kawan Kita VII menarik Kapal Tongkang Citra Nabati 123 bermuatan CPO dengan 2 orang crew atau ABK di dalamnya.
Kapal bertolak dari Sampit menuju Jakarta. Dalam perjalanan, terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi, pada Jumat, 23 Desember 2022 sekitar pukul 23.52 WIB kapal tongkang tenggelam pada koordinat 03°49’00″S 111°57”51″E sekitar 90 menit dari Muara Sampit.
Saat kejadian ABK TB Kawan Kita VII, berusaha mencari 2 orang crew tongkang yang tenggelam, namun selama 3 jam pencarian mereka tidak berhasil ditemukan.
” Hingga saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap para korban, mudah mudahan cuaca bersahabat sehingga tidak menyulitkan proses pencarian terhadap korban, ” tandasnya. (FH)