SERUYANNEWS.COM – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Bambang Yantoko mengungkapkan, selama ini sudah bukan jadi rahasia umum lagi jika di wilayah pelosok terkadang sangat kekurangan dari segi tenaga medis maupun tenaga pendidik.
Bambang Yantoko juga mengingatkan agar jangan sampai ada penumpukan tenaga medis maupun tenaga pendidik di dalam kota.
Jika memang hendak berlaku adil kepada seluruh tenaga medis maupun pendidik yang bertugas di pelosok, Bambang Yantoko menyarankan agar penempatan tenaga medis maupun tenaga pendidik tersebut bisa menggunakan sistem rolling.
“Kalau memang mau adil terapkan rolling. Nanti dia bertugas di kota berapa tahun terus nanti digeser ke pedesaan atau pelosok beberapa tahun. Jangan sedikit-sedikit minta pindah,” ujarnya, Sabtu 6 Februari 2021.
Polisiti Partai Golongan Karya (Golkar) itu menilai hal-hal seperti inilah yang terkadang bisa menyebabkan kinerja serta pemerataan penyebaran tenaga tersebut menjadi belum terpenuhi secara maksimal di Kabupaten Seruyan.
Sehingga, lanjut Bambang Yantoko, pada akhirnya berpengaruh terhadap pelayanan dan hak kesehatan maupun pendidikan masyarakat itu sendiri. “Padahal, di pelosok-pelosok banyak masyarakat yang masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya. (jrd/*)
