SERUYANNEWS.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seruyan, seperti pada sektor retribusi daerah, diniali masih sangat rendah dan jauh dari apa yang diharapkan.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengharapkan Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPPRD) setempat agar terbuka saja menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi berkenaan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Zuli Eko mengharapkan instansi terkait bisa aktif dalam menyampaikan data-data kendala di lapangan mengenai penyebab rendahnya rentribusi tersebut.
“Misalnya saja ada data perusahaan yang menunggak pembayaran pajak atau apapun itu saya mohon sampaikan data-datanya,” ujarnya, Senin 19 Februari 2021.
Hal ini, ujar Zuli Eko, dimaksudkan agar kalangan DPRD Seruyan bisa membantu Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti mana-mana saja penunggak pajak tersebut supaya bisa didorong untuk segera dilunasi.
Karena kendala di DPRD selama ini, ujarnya, tidak punya data. Kalau diberikan data lengkap, di mana saja, nanti akan dipanggil ke sini dan pihaknya siap untuk itu, “Jadi nanti saat berhadapan dengan penunggak pajak, kami tidak kebingungan,” ucapnya.
Hal tersebut, lanjut Eko, juga merupakan salah satu komitmen dari lembaga legislatif untuk bisa bersama-sama Pemerintah Daerah dalam upaya memaksimalkan peningkatan PAD Seruyan tahun 2021 ini. (jrd/*)