Seruyannews.com, Kuala Pembuang- Proses persalinan metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery atau ERACS sedang ramai jadi perbincangan di berbagai media sosial. Persalinan dengan operasi caesar ini lebih diminati karena proses pemulihannya lebih cepat dibandingkan proses persalinan caesar pada umumnya.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanau di Pembuang Hulu, Kabupaten Seruyan, kini sudah mulai menjalankan prosedur ERACS untuk pasien yang akan menjalani operasi melahirkan.
Tim yang kompeten dan handal, telah disiapkan rumah sakit ini untuk pelayanan. metode ERACS. Operasi caesar metode ERACS, memungkinkan pasien dapat melakukan mobilisasi tubuh lebih cepat, yakni sekitar dua jam pascaoperasi caesar pasien sudah dapat beraktifitas dengan nyeri yang minimal, bahkan jika dalam waktu 24 jam kondisi umum pasien baik, pasien sudah diperbolehkan untuk pulang.
“Pendekatan ERACS melibatkan kolaborasi tim dokter dokter spesialis kebidanan kandungan, dokter spesialis anestesi, dokter spesialis anak, para bidan, perawat sampai ahli gizi. Semua berkolaborasi dengan baik dalam menjalankan metode ini,” kata dokter spesialis anastesi RSUD Hanau, Indra Chuandy,
dr Indra, menjelaskan metode ERACS termasuk teknik terbaru dan teraman dalam penanganan terhadap ibu dan bayinya. Sehingga, diperoleh hasil maksimal dengan pemulihan yang sangat cepat.
“ Dengan metode ERACS, jadwal puasa ibu hamil diatur lebih efisien, jika metode biasa berkisar 6 hingga 8 jam, sedangkan metode ini puasanya hanya sekitar 2 jam sebelum operasi,” ungkapnya .
Kemudian pasien diberikan obat-obatan anti nyeri yang aman bagi ibu dan dan bayinya serta cukup mampu menahan nyeri dari luka operasi sehingga sang ibu setelah operasi bisa langsung beraktifitas.
“Kita juga melakukan upaya untuk mengurangi muntah muntahnya, agar pasien bisa langsung makan dan minum setelah operasi, “ jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Hanau dr Atet Kurniadi, SpKFR, MARS menyampaikan, bahwa proses persalinan dengan metode ERACS di RSUD Hanau, dapat menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
“Metode ini sepenuhnya bisa di akses masyarakat dengan menggunan BPJS Kesehatan mulai kelas III dan kami bertekad akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, “ tuturnya. (FH)


