Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Saat fajar menyingsing di Kota Kuala Pembuang, ketika sebagian besar warga baru memulai rutinitasnya, personel Satlantas Polres Seruyan sudah berdiri tegak di persimpangan jalan. Di bawah komando Ps. Kasatlantas IPTU Subronto, S.H., M.A.P., jajaran Satlantas melaksanakan kegiatan rutin pengaturan lalu lintas (Gatur Pagi) mulai pukul 06.00 WIB, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan upaya nyata Polri dalam memberikan pelayanan prima dan rasa aman di titik-titik tersibuk kota selama jam keberangkatan sekolah dan kerja.
Personel disebar secara strategis di beberapa titik vital yang memiliki mobilitas tinggi, terutama di kawasan pendidikan dan kesehatan:
Area Pendidikan: Di depan SD Negeri I dan SMP Negeri I Kuala Pembuang, petugas dengan sigap membantu penyeberangan para siswa guna memastikan keselamatan mereka saat memasuki gerbang sekolah.
Area Kesehatan: Di Simpang 3 RSUD Kuala Pembuang, pengaturan dilakukan untuk memastikan akses ambulan dan pasien tidak terhambat oleh kepadatan arus pagi.
Ikon Kota: Penjagaan ketat juga dilakukan di Bundaran I, yang menjadi urat nadi pergerakan kendaraan di pusat kota.
Hadirnya “Sabuk Putih” Polres Seruyan di lapangan tidak hanya untuk meniup peluit dan mengatur kendaraan. IPTU Subronto menekankan bahwa kehadiran anggotanya bertujuan sebagai Problem Solver di lapangan.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman saat memulai aktivitasnya. Selain menjaga kelancaran arus, personel kami juga aktif mengedukasi masyarakat secara humanis untuk selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm, serta sabuk pengaman demi keselamatan diri sendiri,” ujar IPTU Subronto.
Hingga berakhirnya jam sibuk pukul 07.30 WIB, situasi arus lalu lintas di seluruh wilayah Kuala Pembuang dilaporkan berjalan lancar tanpa adanya kendala yang menonjol. Kesadaran masyarakat akan tata tertib lalu lintas juga terpantau meningkat dengan hadirnya petugas di lapangan.
Satlantas Polres Seruyan berkomitmen untuk terus mengintensifkan kegiatan ini secara rutin. Harapannya, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin dan budaya tertib berlalu lintas menjadi gaya hidup bagi warga Seruyan. (tribratanews)
