
Seruyannews.com, Kuala Pembuang – Bandara Kuala Pembuang memiliki potensi untuk menjadi alternatif jalur penerbangan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Karena itu, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo berharap pemerintah pusat bisa memberikan perhatian terhadap pengembangan bandara ini.
“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dapat mempertimbangkan pengembangan Bandara Kuala Pembuang menjadi bagian dari proyek strategis nasional,” katanya, di Kuala Pembuang, Rabu (04/11/2026).
Zuli Eko menyatakan pihaknya mendorong pemerintah pusat agar memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur dan fasilitas Bandara Kuala Pembuang, sehingga mampu memenuhi kebutuhan penerbangan dengan cakupan yang lebih luas.
Ketua DPRD Seruyan berharap pemerintah pusat bisa membantu membangun atau meningkatkan infrastruktur Bandara Kuala Pembuang agar menjadi bandara yang benar-benar layak untuk penerbangan, setidaknya untuk penerbangan nasional.
Dijelaskannya, Bandara Kuala Pembuang dapat menjadi alternatif jalur penerbangan di Kalteng, terutama ketika sejumlah bandara di wilayah Provinsi Kalteng mengalami gangguan operasional akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Zuli Eko mengungkapkan, ketika bandara-bandara yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami gangguan aktivitas atau operasional yang tidak maksimal akibat kabut asap dampak dari karhutla, Bandara Kuala Pembuang termasuk satu-satunya bandara yang tidak terkena dampak dari karhutla yang terjadi di wilayah ini.
Dia menjelaskan, letak geografis Bandara Kuala Pembuang yang relatif dekat dengan kawasan pesisir menjadi salah satu potensi untuk mendukung konektivitas udara di Kalimantan Tengah. Sebab, bandara yang berada di ibukota Kabupaten Seruyan tersebut tidak mengalami dampak kabut asap seperti yang terjadi di sejumlah wilayah lainnya. (ay/lim*)
