Pemkab Murung Raya Gelar CACT untuk Petakan Potensi dan Kompetensi 533 ASN

oleh -

Puruk Cahu, Seruyannews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) resmi memulai kegiatan Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN melalui Computer Assisted Competency Test (CACT), Selasa (8/7/2025). Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM Mura dan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Mura, Batara, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Kanreg VIII BKN Banjarmasin, Soni Sultana, Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kanreg VIII BKN, Hospita Gloria Situmorang, Kepala BKPSDM Mura, Patusiadi, serta para ASN pemangku jabatan administrator, pengawas, dan fungsional.

Dalam sambutan Bupati Mura yang dibacakan Batara, disampaikan bahwa kolaborasi lintas jajaran merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk berpegang pada semangat “5AS”:
Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, dan Kerja Berkualitas.

Batara menjelaskan bahwa penyelenggaraan CACT merupakan langkah maju dalam integrasi teknologi informasi dengan prinsip penilaian kompetensi. Pelaksanaan ini juga sejalan dengan Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penilaian Kompetensi dan Potensi ASN melalui CACT.

“Hasil penilaian ini akan menjadi dasar penting dalam pengembangan karier, pelatihan, serta penempatan pegawai yang tepat sasaran. Bahkan menjadi referensi objektif untuk promosi dan rotasi jabatan,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Mura, Patusiadi, menyampaikan bahwa total 533 ASN dijadwalkan mengikuti CACT. Mereka terdiri dari pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga pejabat hasil penyetaraan.

Pelaksanaan CACT digelar selama tiga hari, 8–10 Juli 2025, dan dipusatkan di Aula BKPSDM Kabupaten Murung Raya.

Kepala Kanreg VIII BKN Banjarmasin, Soni Sultana, menegaskan bahwa pemetaan potensi ini menjadi elemen dasar dalam penerapan manajemen talenta ASN.

“Basis data ini akan memetakan potensi Bapak Ibu sekalian. Hasilnya menjadi acuan objektif untuk pengembangan karier ke depan, sehingga manajemen talenta ASN dapat lebih profesional, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan jabatan,” tegasnya.(Y)