SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya menjadikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bapenda Seruyan, Sukardi, mengungkapkan bahwa meskipun upaya ini terus berjalan, masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait validasi data pajak.
“Hingga saat ini, kami masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum sepenuhnya terlaksananya validasi objek pajak, subjek pajak, dan wajib pajak. Hal ini menyebabkan data yang tersedia belum sepenuhnya akurat dan valid,” ujar Sukardi, Kamis, 14 November2024
Sukardi menekankan pentingnya dukungan dari petugas pemungut dalam proses pemutakhiran database PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan).
Langkah ini, menurutnya, sangat krusial untuk memastikan data objek pajak dan subjek pajak selalu diperbarui dan relevan.
“Dukungan dari petugas pungut sangat diharapkan, karena pemutakhiran database ini bertujuan memastikan data pajak lebih akurat. Dengan begitu, pendapatan dari sektor PBB bisa meningkat secara signifikan,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah melalui PBB akan berdampak positif pada pembangunan di Kabupaten Seruyan.
“Seperti kita ketahui, peningkatan PAD sangat penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Pada akhirnya, ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (FH)







