SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama saat musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan, Agung Sulistyono, mengingatkan bahwa kondisi hutan dan lahan yang kering saat musim kemarau rentan memicu kebakaran besar, bahkan hanya dari percikan api kecil.
“Pada musim kemarau, keadaan di hutan dan lahan sangat kering. Jika terpantik bara atau api kecil saja, bisa menyebabkan kebakaran besar,” ujar Agung.
Agung juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan yang memberikan beragam manfaat jangka panjang. “Hutan adalah sumber tanaman obat-obatan, penyedia jasa lingkungan seperti air dan iklim mikro, serta menjaga keseimbangan air permukaan dan air tanah,” jelasnya.
Selain itu, hutan memiliki peran penting dalam menjaga kesuburan lahan, mencegah banjir, longsor, serta menjadi habitat bagi satwa liar.
Kebakaran hutan, lanjut Agung, dapat mengganggu berbagai fungsi penting ini dan menyebabkan ketimpangan ekosistem yang berdampak langsung pada kehidupan manusia.
“Hutan yang rusak akan kehilangan banyak fungsi vitalnya, yang berarti kita juga ikut kehilangan manfaatnya,” ungkapnya.
BPBD Kabupaten Seruyan mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Agung menegaskan bahwa melindungi hutan adalah tanggung jawab bersama demi menjaga keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta menghindari aktivitas pembakaran. Pencegahan adalah kunci untuk menjaga kelestarian lingkungan kita,” tutupnya. (FH)




