Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Tim Polres Seruyan melakukan pengecekan langsung ke SPBU 66.742.03 di Jalan Raya Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, Minggu (7/6/2026) pukul 10.00 WIB. Pengecekan ini merupakan bagian dari pemantauan rutin ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah hukum Polres Seruyan guna mencegah potensi kelangkaan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah fakta penting terkait kondisi stok BBM di SPBU tersebut. Pertamax tersedia dengan stok 8.000 liter, Pertalite tersedia dengan stok 8.000 liter, dan Dexlite tersedia dengan stok 6.000 liter. Namun satu fakta yang perlu mendapat perhatian: Bio Solar belum tersedia hingga saat pengecekan dilakukan. Pihak SPBU menyatakan bahwa pasokan Bio Solar telah dipesan namun belum tiba di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Seruyan, AKP Muhammad Affandi, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kondisi kekosongan Bio Solar ini patut diwaspadai mengingat jenis BBM tersebut merupakan bahan bakar bersubsidi yang banyak digunakan oleh kendaraan angkutan umum, kendaraan pertanian, dan masyarakat kecil. Kekosongan stok yang berkepanjangan berpotensi menimbulkan keresahan dan antrean panjang apabila tidak segera ditangani.
Polres Seruyan akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Seruyan dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM dalam bentuk apapun. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau penimbunan BBM bersubsidi, masyarakat diminta segera melapor melalui Call Center 110 Polres Seruyan.(Humas Polres Seruyan)





