Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Danau Sembuluh bersama tim gabungan melaksanakan ground check titik hotspot berdasarkan data dari satelit NASA-MODIS, NASA-NOAA20 dan NASA-SNPP. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Juli 2025, mulai pukul 11.00 WIB hingga 16.30 WIB, dengan sasaran koordinat hotspot yang berada di wilayah Desa Cempaka Baru, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Tim gabungan terdiri dari 2 personel Polri, 1 personel TNI, 1 regu dari BPBD serta 1 orang dari MPA Desa Telaga Pulang. Dalam kegiatan tersebut digunakan sarana seperti 1 unit perahu, 1 unit mesin semprot portable (Alkon), dan 2 rol selang. Setibanya di lokasi koordinat pertama, petugas mendapati lahan yang hampir seluruhnya terbakar. Petugas segera melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya, serta melanjutkan proses pendinginan guna mencegah api meluas kembali.
Dari tiga titik hotspot yang terdeteksi, hanya satu titik yang berhasil dijangkau dan ditindaklanjuti secara langsung. Sementara dua titik lainnya tidak dapat dijangkau karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan dan ketiadaan akses jalan menuju lokasi. Meskipun demikian, petugas tetap memantau situasi dan akan melakukan tindak lanjut apabila kondisi memungkinkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Seruyan dalam mendukung upaya mitigasi Karhutla di wilayah hukum Polsek Danau Sembuluh. Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas kepada pimpinan serta sebagai dokumentasi kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. (tribratanews)





