Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir akibat peningkatan debit air di wilayah aliran sungai, Polsek Hanau melakukan kegiatan monitoring ketinggian air di sepanjang DAS Seruyan yang berada di wilayah hukumnya pada Sabtu, 10 Mei 2025, sejak pukul 09.15 WIB hingga selesai. Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi dengan BPBD Kecamatan Hanau dan Danau Seluluk, serta mengedukasi masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana.
Dalam kegiatan tersebut, hasil pengamatan menunjukkan bahwa ketinggian air di DAS Seruyan mengalami kenaikan sekitar 2 cm dibandingkan hari sebelumnya. Meskipun belum ada desa yang secara langsung terdampak banjir pada saat ini, namun beberapa desa telah teridentifikasi sebagai wilayah dengan risiko tinggi terdampak banjir apabila volume air terus meningkat.
Di Kecamatan Hanau, desa-desa yang termasuk wilayah rawan banjir antara lain Desa Bahaur, Paring Raya, Parang Batang, dan Tanjung Hanau. Sementara di Kecamatan Danau Seluluk, wilayah rawan mencakup Desa Tanjung Hara, Tanjung Paring, Panimba Raya, Tanjung Rangas II, dan Asam Baru. Guna mengantisipasi hal tersebut, masyarakat dihimbau untuk melakukan pembersihan saluran air, menjaga kebersihan lingkungan, serta waspada terhadap potensi genangan air mendadak.
Posko Darurat Banjir juga telah disiapkan sebagai langkah antisipatif. Untuk Kecamatan Hanau, posko darurat berada di Jalan Bakri Entong, Desa Pembuang Hulu I (Koordinat: -2.491690,112.125194), sementara di Kecamatan Danau Seluluk posko berada di Jalan Jenderal Sudirman Km 124, Desa Asam Baru (Koordinat: -2.391405,112.194214). Saat ini kedua posko tersebut masih aktif dan siap digunakan bila terjadi keadaan darurat. (tribratanews)





