Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Polsek Seruyan Hulu melaksanakan kegiatan mitigasi bencana banjir dengan melakukan pemantauan perkembangan debit air DAS Seruyan, Kamis (4/9/2025) pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga serta berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait sebagai langkah antisipasi potensi banjir di wilayah hukum Polsek Seruyan Hulu.
Hasil pengecekan menunjukkan adanya peningkatan kedalaman air di Kecamatan Seruyan Hulu sekitar 150 cm dan Kecamatan Suling Tambun sekitar 100 cm. Meski hingga kini belum ada desa yang terdampak banjir, terdapat enam desa yang masuk kategori berisiko tinggi, di antaranya Desa Tumbang Manjul, Mojang Baru, Rantau Panjang, Tumbang Langkai, Tumbang Salau, dan Rangkang Munduk. Selain pemantauan, Polsek Seruyan Hulu juga melaksanakan kegiatan preventif seperti pembersihan selokan, anak sungai, serta memberikan edukasi kepada warga agar siap melakukan langkah pencegahan.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Seruyan Hulu akan terus meningkatkan sosialisasi, pemantauan ketinggian air secara berkala, serta memperkuat komunikasi peringatan dini. Hasil koordinasi dengan BPBD juga telah menetapkan rencana posko darurat banjir, yaitu di Kantor Kecamatan Seruyan Hulu, Desa Tumbang Manjul dan Kantor Kecamatan Suling Tambun, Desa Tumbang Langkai. Dengan langkah terpadu ini, diharapkan masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir sehingga risiko dapat ditekan seminimal mungkin.(tribratanews)
