Tim Gabungan Satgas Karhutla Seruyan Tempuh Akses Sungai, Padamkan Kebakaran Lahan di Kuala Pembuang

oleh -
oleh

Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Respons cepat ditunjukkan personel gabungan dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Senin (31/08/2026).

Informasi mengenai adanya titik api diterima personel piket Siaga Karhutla sekitar pukul 09.00 WIB. Titik lokasi berada pada koordinat 3.403097°S 112.541087°E, di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kuala Pembuang II.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket Siaga Karhutla bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan agar api tidak meluas.

Sebanyak 14 personel gabungan terlibat dalam penanganan tersebut, terdiri dari 3 personel Polri, 2 personel TNI, 5 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 1 personel Damkar, 1 personel KPHP, serta 1 personel Marnit.

Medan menuju lokasi kebakaran menjadi tantangan tersendiri. Tim gabungan harus menggunakan perahu motor untuk mencapai kawasan yang terbakar karena lokasi tidak dapat diakses secara langsung melalui jalur darat. Setibanya di lokasi, upaya pemadaman dilakukan dari bibir sungai dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia.

Seluruh unsur yang terlibat kemudian berkoordinasi dan bersama-sama melakukan upaya pemadaman serta pengendalian api untuk mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.

PADAL Siaga Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026 IPDA Eko Andrianto, S.H. menegaskan bahwa penanganan titik api dilakukan secara cepat dan terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Begitu menerima informasi adanya titik api, personel langsung bergerak ke lokasi. Meskipun akses menuju lokasi cukup sulit dan harus menggunakan perahu motor, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi tim untuk melakukan penanganan. Kami bersama unsur terkait berupaya memadamkan api agar tidak meluas,” ujar IPDA Eko Andrianto.

Ia menambahkan bahwa kondisi musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan, sehingga masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

Penanganan secara terpadu tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan personel gabungan dalam menghadapi potensi Karhutla sekaligus memastikan setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.(Humas Polres Seruyan)