Seruyannews.com

Wakil Bupati Seruyan Buka Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas KLA untuk Persiapan Evaluasi dan Verifikasi Lapangan 2025

SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Bertempat di aula BKAD, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., membuka Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) dalam rangka persiapan evaluasi dan verifikasi lapangan hybrid (VLH) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia tahun 2025. Kamis 22 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan, “Sebagaimana kita ketahui, pelaksanaan Kabupaten Layak Anak merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh anak di daerah ini tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, serta mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak secara optimal.”

Rapat koordinasi hari ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar semua stakeholder, menyamakan persepsi, serta melakukan konsolidasi data dan capaian program dari lima klaster hak anak. “Ini juga menjadi bagian penting dalam rangka menghadapi evaluasi dan verifikasi lapangan hybrid (HLV) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sebagai penentu dalam penilaian dan peningkatan status Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Seruyan di tahun ini,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menekankan, “Keberhasilan mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) bukan hanya tugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tetapi merupakan kerja bersama seluruh sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, kependudukan, sosial, infrastruktur, hukum, dan lainnya. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota gugus tugas untuk terus meningkatkan komitmen, kolaborasi, serta berbagi praktik baik yang telah dan sedang dilakukan.”

Ia juga menyampaikan, “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung program Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Seruyan. Semoga melalui rapat koordinasi ini, kita dapat menyusun langkah-langkah strategis untuk memenuhi seluruh indikator Kabupaten Layak Anak (KLA), serta memperkuat pelayanan terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa.” (protokol seruyan)

Exit mobile version