SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan mengharapkan agar para petani di wilayah setempat tidak lagi menggunakan cara membakar sebagai metode pembukaan lahan pertanian.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan, Albidinnor, menyampaikan pentingnya pengolahan lahan tanpa membakar dengan mendorong penggunaan mekanisasi pertanian sebagai solusinya.
Untuk membantu para petani dalam pengolahan lahan pertanian secara baik tanpa membakar, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Seruyan telah menyiapkan berbagai peralatan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang tersebar di kecamatan.
Peralatan ini dapat digunakan oleh para petani untuk mengolah lahan pertanian mereka, yang bisa di pinjam melalui BPP di wilayah kecamatan masing-masing.
“Para petani diimbau untuk menggunakan peralatan yang telah disediakan untuk pengolahan lahan pertanian,” kata Albidinnor.
Penggunaan mekanisasi pertanian dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengubah pola pengolahan lahan tradisional masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus memberikan dukungan dalam pelaksanaan mekanisasi pertanian.
Mekanisasi pertanian memiliki beberapa keuntungan, antara lain pengurangan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), efisiensi waktu dan tenaga, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Dengan menggunakan peralatan modern dan metode pengolahan yang ramah lingkungan, para petani di Kabupaten Seruyan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka sambil menjaga keberlanjutan lingkungan.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peralihan dari pola pengolahan lahan tradisional menjadi metode yang lebih modern, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. (FH)



