Pimpinan Daerah dan Instansi Gelar Rapat Evaluasi Karhutla Seruyan, Siapkan Strategi 2026

oleh -
oleh

Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama seluruh unsur terkait menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2025. Rapat yang berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di Aula BKAD Seruyan ini bertujuan mengevaluasi capaian tahun berjalan dan menyusun strategi yang lebih efektif untuk tahun depan.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., dan dihadiri oleh pimpinan serta perwakilan dari seluruh instansi kunci penanganan karhutla. Turut hadir Kabagops Polres Seruyan, AKP Afif Hasan, S.H., M.M., mewakili Kapolres; Dandim 1015 Sampit, Letkol Inf Dwi Chandra Setyawan; Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Citra Yudha Dj Itam; serta Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sampit, Mulyono Leonardo, S.P.

Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi titik lemah dan keberhasilan dalam penanganan karhutla selama ini. “Rapat hari ini bukan sekadar formalitas. Kita harus jujur menilai apa yang sudah baik dan apa yang masih kurang. Evaluasi ini menjadi landasan vital untuk merumuskan langkah taktis dan operasional yang lebih solid di tahun 2026,” tegas Bupati Seruyan.

Maksud dan tujuan rapat ini adalah untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan pengendalian Karhutla tahun 2025 sekaligus merumuskan strategi dan langkah-langkah antisipatif yang lebih komprehensif untuk tahun 2026. Diskusi difokuskan pada optimalisasi pencegahan dini, kesiapan sarana prasarana, koordinasi lapangan, serta penegakan hukum.

Kehadiran perwakilan dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, DPRD, dan BMKG menunjukkan pendekatan sinergis yang multi-sektoral. BMKG, misalnya, memberikan gambaran prediksi cuaca dan iklim untuk mendukung perencanaan periode rawan. Sementara unsur keamanan menyiapkan strategi pengawasan dan penegakan hukum di lapangan.

Diharapkan dari rapat koordinasi ini akan lahir sebuah rencana aksi terpadu yang konkret, mampu meminimalisir potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan pada tahun 2026, serta melindungi ekosistem dan keselamatan masyarakat. (tribratanews)