SERUYANNEWS.COM, Kuala Pembuang — Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan.
Kegiatan berlangsung di halaman Dinas Kesehatan Seruyan dan turut dihadiri oleh Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan.
Dalam sambutannya, Djainuddin menyampaikan pesan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, yang menekankan bahwa Indonesia adalah “bangsa pejuang.” Menurutnya, meskipun pernah menghadapi tantangan berat selama pandemi Covid-19, Indonesia berhasil bangkit dan masuk kembali ke kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper middle-income country).
“Kita membuktikan bahwa bangsa ini mampu beradaptasi dan bangkit dari keterpurukan,” ungkap Djainuddin, mengutip sambutan tertulis Menteri Kesehatan.
Namun, Djainuddin mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat masyarakat lengah.
“Bonus demografi yang kita miliki adalah peluang emas untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi dan mencapai visi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa, “Demi mencapai visi tersebut, pertumbuhan ekonomi harus berada di kisaran 6-7 persen mulai tahun 2025 secara berkelanjutan.”
Dalam rangka mencapai target kesehatan pada 2024, Djainuddin menyampaikan pentingnya manusia yang sehat dan cerdas sebagai syarat utama.
Hal ini selaras dengan tema HKN tahun ini, yaitu “Gerak Bersama, Sehat Bersama.” “Seluruh pemangku kepentingan harus mengambil peran aktif untuk mewujudkan masyarakat yang sehat,” tegasnya.
Djainuddin juga menyampaikan program prioritas Kabinet Merah Putih yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang mencakup tiga area utama dalam sektor kesehatan.
“Program prioritas ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TB, dan pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal,” tambahnya.
Di penghujung sambutan, Djainuddin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. “Mari kita bangun budaya sehat bersama, demi Indonesia Emas 2045 dan generasi yang akan datang,” pungkasnya. (FH)







