Diskominfosantik Miliki Peran Strategis Dukung GERMAS

oleh -
oleh
Narasumber Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rikah Mustika, saat memberikan paparan.

Seruyannews.com, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik)  memiliki peran strategis dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Hal tersebut disampaikan narasumber Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rikah Mustika, saat memberikan paparan pada kegiatan koordinasi dan pembinaan teknis kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terkait tata kelola pembudayaan hidup sehat yang berlangsung di Ruang Barito, Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (3/6/2026).

Rikah menjelaskan, peran strategis dalam mendukung GERMAS itu bisa dilakukan melalui empat pilar utama, yakni diseminasi publik, literasi digital, penguatan media pemerintah, dan kolaborasi publik.

“Melalui peran tersebut, Diskominfosantik berupaya memastikan informasi kesehatan dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” katanya.

Karena itu, Rikah menegaskan Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen dalam mendukung penyelenggaraan kampanye GERMAS melalui penguatan komunikasi publik, literasi digital, dan optimalisasi berbagai kanal informasi pemerintah.

Untuk mendukung kampanye GERMAS, jelasnya, Diskominfosantik telah melakukan berbagai upaya, antara lain publikasi dan pemberitaan melalui portal MMCKalteng, pemanfaatan podcast pemerintah daerah, penyebarluasan informasi melalui media sosial dan videotron, serta penyusunan konten edukasi kesehatan dalam bentuk infografis yang mudah dipahami masyarakat.

Dalam paparannya, Rikah menekankan bahwa keberhasilan GERMAS tidak hanya bergantung pada program kesehatan yang dijalankan, tetapi juga pada efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dia menegaskan, GERMAS bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bermanfaat. Melalui komunikasi publik dan pemanfaatan teknologi digital, kita berupaya menyampaikan pesan-pesan kesehatan dengan cara yang lebih mudah dijangkau dan dipahami oleh masyarakat.

Menurut Rikah, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih beragamnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan, maraknya penyebaran hoaks di ruang digital, serta kondisi geografis Kalimantan Tengah yang luas sehingga membutuhkan berbagai pendekatan komunikasi agar pesan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Namun, katanya, keberhasilan GERMAS tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, media, komunitas, hingga masyarakat itu sendiri. “Mari bersama-sama menyebarkan informasi yang positif, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, dan mendukung berbagai program kesehatan yang ada,” ajaknya.

Rikah menjelaskan, keberhasilan kampanye GERMAS diukur dari meningkatnya literasi masyarakat dalam menerima informasi kesehatan, tumbuhnya kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai program dan kegiatan kesehatan.

“Melalui sinergi antara sektor kesehatan dan komunikasi publik, diharapkan kampanye GERMAS dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, serta cerdas dalam menerima informasi,” ucapnya. (ay/*)