SERUYANNEWS.COM, Palangka Raya – Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi perhatian serius bagi Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto, melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji, menyatakan bahwa Polda Kalteng telah mengambil berbagai langkah untuk menekan angka pencurian TBS, mulai dari imbauan hingga tindakan tegas kepada para pelaku.
“Pada tahun 2024, Polda Kalteng telah menangani 175 kasus pencurian TBS dengan 350 tersangka,” kata Erlan, Rabu, 4 September 2024.
Erlan menjelaskan, dari 350 tersangka yang ditangkap, 22 di antaranya juga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Barat.
Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pencurian TBS tidak hanya terlibat dalam tindak pidana pencurian, tetapi juga terkait dengan masalah narkoba yang semakin memprihatinkan.
Kombes Pol Erlan Munaji mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan bersama-sama berperan aktif dalam pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah.
“Mari kita ciptakan Kalteng yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Polda Kalteng juga telah mengoptimalkan peran Satuan Tugas Penanganan Konflik Sosial (Satgas PKS) yang dibentuk berdasarkan UU No. 7 Tahun 2012.
Satgas ini berfungsi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan di masyarakat, termasuk konflik yang berkaitan dengan hak dan kewajiban antara masyarakat dan perusahaan, yang sering kali menjadi pemicu pencurian TBS.
“Kasatgas PKS ini dipimpin oleh kepala pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” jelas Erlan.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak dalam menyelesaikan masalah pencurian TBS di Kalimantan Tengah. Polda Kalteng berkomitmen untuk memproses setiap pelanggaran tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan terlaksananya hak dan kewajiban antara masyarakat dan perusahaan secara baik, diharapkan dapat mencegah terjadinya pencurian TBS.
Erlan juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta mendukung iklim investasi di Kalteng, khususnya menjelang Pilkada 2024.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kalteng sehingga terwujud Kalteng yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (FH)






