Seruyannews.com, Kuala Pembuang – Program cetak sawah dari Kementerian Pertanian di Kabupaten Seruyan tahun 2026 sudah mencapai sekitar 1.700 hektare dari total potensi target cetak sawah seluas 6.443 hektare hingga tahun 2029.
Sementara luas lahan yang sudah siap dan memasuki proses tanam, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan Sri Susanti, mencapai sekitar 458 hektare.
“Lahan tersebut tersebar di beberapa lokasi seperti Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan Hilir Timur, Danau Seluluk, Batu Ampar, Hanau, serta wilayah utara seperti Serabu dan Panimba,” sebut Sri, di Kuala Pembuang, Selasa (22/09/2026).
Dijelaskannya, untuk mendukung percepatan tanam, DKPP Kabupaten Seruyan bersama pihak terkait juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementan. Hasilnya, Seruyan memperoleh alokasi program percepatan olah tanah seluas 600 hektare.
Sri kembali menjelaskan, program olah tanah ini dijalankan melalui kerja sama antara Kelompok Tani (Poktan) dan Balai Penyuluhan (BP) dengan dukungan anggaran langsung dari Kementerian Pertanian. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan bersama Brigade Pangan untuk mengantisipasi, jika terdapat kelompok tani yang belum siap melakukan penanaman secara mandiri.
“Selain cetak sawah, Kabupaten Seruyan juga menjadi salah satu penerima alokasi program PMAAS atau Pertanian Modern Agricultural Advance System yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian. Kabupaten Seruyan mendapatkan target pengelolaan lahan pertanian modern sekitar 900 hektare,” ujarnya.
Sri menambahkan, lewat sinergi antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Daerah, Kodim 1015/Sampit, penyuluh, dan kelompok tani, Kabupaten Seruyan optimistis dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada demi mendukung ketahanan pangan nasional. (ay/lim*)





