SERUYANNEWS.COM – Jika semangat pemekaran adalah untuk memberikan pelayanan akses yang baik dan merata kepada masyarakat, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan Bambang Yantoko menilai selama kurang lebih 18 tahun menjadi salah satu kabupaten pemekaran di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), semangat pelayanam publik terhadap masyarakat masih belum terlalu optimal.
“Karena saat ini masih banyak akses jalan di Kabupaten Seruyan yang sangat sulit dilalui, seperti dari Suling Tambun menuju kota ini,” ujarnya, Jumat 23 April 2021.
Padahal menurutnya, akses jalan yang memadai biak itu antar desa, kecamatan bahkan ke wilayah ibukota kabupaten menjadi urat nadi perekonomian masyarakat yang ada di Bumi Gawi Hatantiring.
Karena itu menurutnya secara pribadi, semangat pemekaran untuk memberikan pelayanan maupun dalam upaya peningkatan terhadap kesejahteraan masyarakat masih belum terlalu maksimal.
Hal ini, ujarnya, dilatarbelakangi dengan usia yang sudah 18 bahkan hampir 19 tahun masih banyak pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan.
Sementara jika berbicara dari kesejahteraan masyarakat, Bambang Yantoko mengatakan, meskipun notabenenya di tahun 2019 silam Kabupaten Seruyan telah lepas dari status daerah tertinggal, tapi nyatanya di lapangan masih banyak masyarakat di wilayah setempat yang masih berada di bawah standar garis kemiskinan. (jrd/*)






