Sikum Polres Seruyan Tanamkan Kesadaran Hukum, Ajak Pelajar Stop Bullying dan Kekerasan 

oleh -
oleh

Seruyannews.com, POLRES SERUYAN – Seksi Hukum (Sikum) Polres Seruyan terus mendorong peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui kegiatan penyuluhan hukum tentang bullying dan kekerasan pada satuan pendidikan yang dilaksanakan di Masjid Darul Mukmin Kuala Pembuang, Kamis (27/08/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 51 siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX MTs Darul Mukmin Kuala Pembuang. Kegiatan turut dihadiri Kepala MTs Darul Mukmin Kuala Pembuang, Ustadz Aep Saepudin, M.Pd.

Penyuluhan hukum disampaikan oleh Aiptu Edo Ferdian, S.H., M.H., PS. Kasubsibankum Sikum Polres Seruyan, dan Aiptu M. Harits A., S.H., PS. Kasubsiluhkum Sikum Polres Seruyan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying dan kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan, baik secara fisik maupun verbal, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban dan lingkungan sekolah.

Para pelajar juga diajak untuk membangun budaya saling menghargai dan menghormati sesama, tidak melakukan perundungan, serta berani menyampaikan kepada guru atau pihak yang dipercaya apabila mengetahui adanya tindakan bullying maupun kekerasan.

Aiptu Edo Ferdian, S.H., M.H., PS. Kasubsibankum Sikum Polres Seruyan, menyampaikan bahwa pencegahan bullying perlu dimulai dari kesadaran setiap individu untuk menghormati dan menghargai sesama.

“Jangan menganggap bullying sebagai sebuah candaan. Perbuatan yang dianggap sepele oleh pelaku bisa memberikan dampak yang serius bagi korban. Karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk saling menghargai, menjaga ucapan dan tindakan, serta berani melaporkan apabila melihat adanya bullying maupun kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Aiptu Edo.

Ia menambahkan bahwa pemahaman hukum sejak usia sekolah penting untuk membentuk karakter pelajar yang bertanggung jawab serta memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.

“Jadilah pelajar yang saling mendukung dan memberikan pengaruh positif kepada teman. Sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita, bukan tempat untuk melakukan perundungan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Seruyan berharap para siswa dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, saling menghormati, dan bebas dari bullying maupun kekerasan.(Humas Polres Seruyan)