Seruyannews.com, Palangka Raya – Pemerntah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pasar Murah bagi Mahasiswa Spesial Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Pasar murah ini diadakan di halaman Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (20/05/2026).
Pasar Murah bagi Mahasiswa Spesial Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah itu secara resmi dibuka Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, Kepala OPD dan Instansi Vertikal, serta pimpinan perguruan tinggi di Kalteng.
Pada pasar murah tersebut, Pemprov Kalteng menyalurkan sebanyak 3.500 paket sembako murah. Setiap paket terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter dengan nilai sebesar Rp149.500 per paket. Pemprov Kalteng memberikan subsidi sebesar Rp139.500, sehingga mahasiswa cukup membayar Rp10.000 untuk memperoleh satu paket sembako murah tersebut.
Selain itu, Gubernur Kalteng juga memberikan tambahan bantuan uang tunai sebesar Rp100 ribu kepada para mahasiswa penerima manfaat.
Kegiatan pasar murah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok mahasiswa, khususnya mahasiswa asal pedalaman, penerima KIP Kuliah, serta mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Menurut Gubernur, pasar murah yang digelar khusus bagi mahasiswa ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap generasi muda. “Selaku Gubernur, kami berkomitmen untuk hadir mendukung cita-cita anak-anakku mahasiswa dan mahasiswi Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Gubernur dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa tanggal 23 Mei 2026 merupakan momentum penting bagi seluruh masyarakat Bumi Tambun Bungai karena akan memperingati Hari Jadi ke-69 Prov. Kalteng.
Gubernur menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai pemangkasan semata, melainkan penggunaan anggaran secara tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Efisiensi harus dimaknai sebagai penggunaan anggaran secara tepat dan bermanfaat, karena setiap sen uang rakyat bukan hanya harus dapat dipertanggungjawabkan, tetapi juga harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Agustiar menjelaskan, Pemerintah Provinsi ingin memastikan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan pangan mahasiswa dapat terpenuhi, sehingga para mahasiswa dapat fokus belajar dan mengejar cita-cita.
Meskipun APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebesar Rp5,4 triliun, Gubernur menegaskan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya pembangunan sumber daya manusia, tetap menjadi prioritas utama. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana serta sekolah gratis yang menjadi bagian dari program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
“Mari jadikan Hari Jadi Kalimantan Tengah ini sebagai semangat untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengabdi demi mewujudkan Kalteng yang berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” ajaknya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden dalam laporannya menyebutkan, kegiatan pasar murah ini bertujuan membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mendorong stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok, serta mengendalikan laju inflasi daerah.
Linae menjelaskan, pasar murah tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa asal wilayah pedalaman Kalimantan Tengah, mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah, dan mahasiswa yang membutuhkan atau berasal dari keluarga tidak mampu. (ay/*)






