Seruyannews.com, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah setempat mempercepat reformasi birokrasi.
Menurut Gubernur, upaya mempercepat reformasi birokrasi tersebut yakni dengan fokus pada pencapaian konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Hal itu diutarakan Agustiar saat memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan Pembinaan Pejabat Struktural/Manajerial Pemprov Kalteng ini digelar di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Perubahan harus dimulai dari diri kita masing-masing. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Agustiar menegaskan, reformasi birokrasi harus menjadi gerakan bersama, tanpa toleransi terhadap penyalahgunaan wewenang.
Gubernur Kalteng menjelaskan, reformasi birokrasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan kebutuhan mendasar bagi daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dikatakannya, dengan sistem yang efektif, responsif, dan adaptif, pembangunan di Kalimantan Tengah diyakini dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan tepat sasaran.
“Integritas, loyalitas, dan profesionalitas merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan,” tegas Gubernur.
Gubernur mengajak seluruh ASN Pemprov Kalteng bekerja dengan hati, menjaga integritas, dan memperkuat kolaborasi.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas ASN dalam setiap dinamika sosial dan politik yang berkembang, serta menghindari konflik kepentingan maupun penyalahgunaan wewenang. Pejabat mulai dari Eselon II hingga Eselon IV diminta peka terhadap isu sosial dan sigap merespons persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya kedisiplinan ASN serta dukungan penuh terhadap program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). (jrd/*)





