Operasi Katarak Gratis Bukan Sekadar Bantuan Kemanusiaan

oleh -
oleh
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden menyerahkan bantuan paket sembako kepada para penerima manfaat operasi katarak gratis.

Seruyannews.com, Palangka Raya – Operasi Katarak Gratis yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 bukan sekadar bantuan kemanusiaan. Tapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata kepada seluruh masyarakat.

Menurut Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, kegiatan operasi katarak gratis tersebut merupakan salah satu upaya konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ujar Linae Aden saat membuka secara resmi kegiatan Operasi Katarak Gratis yang berlangsung di Lobby Gedung Administrasi RSUD dr. Doris Sylvanus, Rabu (3/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah Rus”ansyah, Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Edy Kelana, Pelaksana Harian Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus dr. Mikko Uriapamas Ludjen, para dokter spesialis mata, serta seluruh tenaga medis yang terlibat dalam pelaksanaan operasi katarak gratis tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada para penerima manfaat operasi katarak gratis.

Pj Sekda Kalteng menyatakan, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus pilar penting pembangunan. Maju mundurnya suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan masyarakatnya. “Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen menghadirkan akses layanan kesehatan yang semakin baik hingga ke wilayah pedalaman,” ucapnya.

Linae Aden menegaskan, pemerintah tidak ingin masyarakat kehilangan harapan untuk sembuh hanya karena keterbatasan akses maupun biaya pelayanan kesehatan. Menurutnya, penyakit katarak yang masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan sejatinya dapat dicegah dan diobati apabila mendapatkan penanganan yang tepat.

Kepada para penerima manfaat operasi katarak gratis, Linae Aden berpesan agar tetap semangat, optimistis, serta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh tim kesehatan demi kelancaran tindakan medis.

Ia berharap, melalui operasi katarak tersebut para pasien dapat kembali menikmati penglihatan yang lebih baik, sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih sehat, bahagia bersama keluarga, serta semakin produktif dalam beraktivitas.

Usai acara pembukaan, Pj. Sekda meninjau langsung pelayanan di Poli Mata RSUD dr. Doris Sylvanus guna memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada para peserta operasi. (ay/*)